Studi Kasus

KASBONLY

Sistem Informasi Pencatatan Kasbon, Piutang, dan Hutang untuk UMKM

Aplikasi web mobile-first yang dibungkus menjadi aplikasi Android untuk mencatat kasbon, piutang, dan hutang UMKM, dan tetap dapat dipakai tanpa internet.

Kategori
Android & Mobile Apps
Tahun
2026

Latar Belakang

Repository menunjukkan kebutuhan bisnis untuk mengelola transaksi kasbon, piutang, dan hutang secara lebih rapi, cepat, dan mudah ditelusuri. Sistem dirancang offline-first agar tetap bisa dipakai di perangkat tanpa bergantung pada backend atau koneksi internet.

Pendekatan ini sesuai untuk lingkungan UMKM yang membutuhkan pencatatan sederhana, akses cepat ke saldo berjalan, serta pengelolaan data pelanggan dan riwayat pembayaran dalam satu tempat.

Permasalahan

  1. Pencatatan transaksi kemungkinan sebelumnya masih manual atau tersebar

  2. Status lunas dan belum lunas perlu dilacak dengan lebih jelas

  3. Riwayat pembayaran butuh pencatatan terpisah agar saldo tetap akurat

  4. Pencarian data pelanggan dan catatan transaksi perlu dipercepat

  5. Monitoring jatuh tempo dan arsip transaksi memerlukan tampilan ringkas

  6. Pengelolaan data di perangkat harus tetap berjalan tanpa server

Tujuan

  • Menyediakan pencatatan kasbon, piutang, dan hutang yang terstruktur
  • Memudahkan pemilik usaha memantau saldo, pembayaran, dan jatuh tempo
  • Mempercepat pencarian data pelanggan serta histori transaksi
  • Mengurangi risiko salah hitung melalui perhitungan saldo dari pembayaran
  • Menyediakan aplikasi yang tetap dapat digunakan secara offline

Fitur Utama

Splash dan Onboarding

Memberikan pengalaman pembuka aplikasi dan pengenalan singkat sebelum masuk ke sistem utama.

Dashboard Ringkasan

Menampilkan total sisa piutang, total sisa hutang, jumlah tagihan aktif, dan jatuh tempo terdekat dalam satu tampilan.

Pencatatan Kasbon dan Hutang

Mendukung penambahan transaksi baru, pengubahan data, penghapusan, dan penandaan status pembayaran.

Detail Transaksi dan Riwayat Pembayaran

Menampilkan rincian nominal awal, sisa tagihan, progres pelunasan, dan histori pembayaran.

Catat Bayar dan Pelunasan Bertahap

Memungkinkan pembayaran dicatat sebagian maupun penuh sehingga saldo sisa dihitung otomatis.

Pencarian, Filter, dan Pengelompokan

Membantu pengguna menyaring data berdasarkan status, jatuh tempo, dan pengelompokan per pelanggan/pihak.

Lihat 4 fitur lainnya

Data Pelanggan / Pihak

Menyediakan daftar relasi transaksi per pelanggan atau pihak, termasuk ringkasan saldo per entitas.

Arsip dan Reset Data

Menyediakan arsip transaksi lunas serta opsi hapus seluruh data lokal dari menu pengaturan.

Pengaturan dan Privasi

Menyediakan akses kebijakan privasi, tema tampilan, dan kontrol data aplikasi.

Penyimpanan Offline-First

Menyimpan data di perangkat, dengan SQLite pada Android dan localStorage sebagai fallback web.

Pengguna

Catatan: Dari repository tidak ditemukan modul login atau role permission terpisah, sehingga penggunaan aplikasi cenderung dilakukan oleh satu operator internal per perangkat.

Pemilik usaha / admin

Menambah, mengubah, menghapus, dan memantau transaksi

Operator / staf administrasi

Mencatat pembayaran dan memperbarui data transaksi

Pimpinan

Melihat ringkasan saldo, status transaksi, dan jatuh tempo

Pelanggan / pihak eksternal

Bukan pengguna aplikasi, tetapi menjadi entitas data yang dicatat dalam sistem

Teknologi

Backend

  • Tidak ada backend

Frontend

  • Vanilla JavaScript
  • HTML
  • CSS

Mobile wrapper

  • Capacitor Android

Database

  • SQLite via @capacitor-community/sqlite
  • localStorage sebagai fallback di web

Preference storage

  • Capacitor Preferences

Infrastruktur build

  • Android Studio
  • Gradle
  • dan static web sync ke folder www

Komponen pendukung

  • AdMob placeholder
  • theme service
  • material symbols
  • Google Fonts

Implementasi

  1. Analisis

    Kebutuhan bisnis diterjemahkan menjadi alur sederhana: splash, onboarding, dashboard, daftar transaksi, form input, detail transaksi, pelanggan, pengaturan, dan privasi. Struktur data juga diperluas dari catatan sederhana menjadi model pelanggan, transaksi, dan pembayaran agar histori dapat ditelusuri dengan lebih baik.

  2. Pengembangan

    Repository menunjukkan pendekatan single-page app dengan route hash dan modul terpisah untuk storage, store logic, view list, form, pelanggan, pengaturan, serta komponen UI. Fokus pengembangan berada pada pengalaman mobile-first, validasi input, ringkasan saldo, dan perhitungan sisa tagihan dari riwayat pembayaran.

  3. Testing

    Tidak ditemukan automated test suite. Dari dokumen proyek, pengujian yang disiapkan bersifat fungsional, mencakup add, edit, delete, catat bayar, reset data, onboarding, dan hardware back button pada perangkat Android.

  4. Deployment

    Web asset disiapkan sebagai static app dan disinkronkan ke folder www. Untuk Android, aplikasi dibangun melalui Capacitor dan Gradle. Repository juga menyertakan aset icon dan splash screen native, sehingga siap untuk pengemasan APK/AAB.

Tantangan

Potensi tantangan berdasarkan repository:

  • Menjaga konsistensi data antara mode web fallback dan SQLite native
  • Migrasi data lama ke struktur baru pelanggan + pembayaran
  • Menghitung status lunas dari pembayaran, bukan dari input manual semata
  • Menjaga alur kerja tetap sederhana untuk pengguna non-teknis
  • Menyediakan navigasi back Android yang sesuai dengan konteks halaman
  • Mengelola placeholder fitur agar tidak menimbulkan ekspektasi berlebih
  • Menempatkan monetisasi tanpa mengganggu proses input transaksi

Dampak & Hasil

Sebelum

  • Pencatatan transaksi berpotensi manual atau tersebar
  • Sulit melihat sisa saldo dan status lunas secara cepat
  • Riwayat pembayaran tidak mudah ditelusuri

Sesudah

  • Data transaksi tersimpan rapi di perangkat
  • Ringkasan saldo dan jatuh tempo tampil dalam satu dashboard
  • Status lunas dihitung dari pembayaran yang tercatat
  • Pencarian, filter, dan arsip mempercepat pemeriksaan data
  • Pengguna tetap dapat bekerja tanpa koneksi internet

Pembelajaran

  • Struktur data pelanggan, transaksi, dan pembayaran sebaiknya dipisah agar histori lebih jelas
  • Offline-first membutuhkan strategi migrasi data yang rapi
  • Validasi input keuangan harus ketat untuk mencegah selisih saldo
  • Fitur monetisasi perlu dijaga agar tidak mengganggu alur kerja utama
  • Placeholder sebaiknya dipisahkan jelas dari fitur final agar komunikasi proyek tetap akurat

Informasi Proyek

Jenis aplikasi
Web mobile-first yang dibungkus menjadi aplikasi Android melalui Capacitor
Sektor
Pencatatan keuangan / UMKM
Fungsi utama
Mengelola kasbon, piutang, hutang, pembayaran, ringkasan saldo, dan arsip transaksi
Tahun
2026, berdasarkan dokumen migrasi dan kebijakan privasi internal
Status proyek
MVP offline-first sudah berjalan, siap untuk penguatan produksi; beberapa modul masih placeholder